Candidate Key
Candidate Key (Kunci Kandidat) adalah atribut atau kombinasi atribut yang dapat digunakan sebagai Primary Key, karena unik dan tidak bernilai NULL. Jadi, Candidate Key adalah calon Primary Key — dari beberapa atribut yang punya sifat unik, salah satunya akan dipilih menjadi Primary Key, dan sisanya disebut Alternate Key.
Ciri-ciri Candidate Key
1. Nilainya unik
2. Tidak boleh NULL
3. Bisa lebih dari satu dalam satu tabel
4. Dapat menjadi Primary Key
5. Menjamin identifikasi data
Tujuan dan Fungsi Candidate Key
1. Sebagai calon Primary Key = Candidate Key digunakan untuk menentukan atribut mana yang paling layak dijadikan Primary Key.
2. Menjaga keunikan data = Semua Candidate Key harus memiliki nilai yang unik, sehingga mencegah adanya duplikasi data dalam tabel.
3. Menjamin integritas entitas = Dengan Candidate Key, setiap baris data bisa diidentifikasi secara unik, menjaga konsistensi data.
4. Membantu perancangan ERD yang benar = Saat membuat ERD, Candidate Key membantu menentukan struktur tabel dan relasi yang akurat.
5. Sebagai dasar pembentukan relasi antar tabel = Candidate Key bisa dijadikan referensi (Primary Key) yang kemudian digunakan sebagai Foreign Key di tabel lain.
6. Memudahkan proses pencarian data = Karena Candidate Key bersifat unik, sistem database dapat melakukan pencarian atau pengindeksan data dengan cepat.
Contoh Penerapan Candidate Key dalam ERD
No | Nama Entitas | Candidate Key | Keterangan |
1 | Mahasiswa | NIM, No_KTP | Keduanya unik, tapi hanya satu (mis. NIM) yang dipilih jadi PK |
2 | Dosen | NIP, Email_Dosen | NIP dan email sama-sama unik → salah satunya jadi PK |
3 | Pelanggan | ID_Pelanggan, No_Telepon, Email | Ketiganya bisa unik → pilih satu (mis. ID_Pelanggan) jadi PK |
4 | Pegawai | NIK, No_Induk_Pegawai | Keduanya bisa jadi PK, tapi hanya satu dipakai sebagai Primary Key |
5 | Buku | Kode_Buku, ISBN | Keduanya unik → salah satu (mis. ISBN) bisa dijadikan Primary Key |
Komentar
Posting Komentar